Tips Pilih Makanan Pendamping ASI

posted on 08 Sep 2015 21:02 by mrkesehatannet
Tentang target untuk Bayi, dengan paling penting adalah apakah bayi sudah cocok untuk persembahan itu, atau mana makanan yang terbaik untuk bayi. Pada dasarnya ASI adalah makan yang terbaik buat bayi, karena terdapat gizi dan nutrisi yang dibutuhkan sebab bayi, khususnya untuk bayi dengan usia di bawah 6 bulan. Kandungan secara kaya akan nutrisi dan gizi ini tidak dapat tergantikan oleh susu forumula dengan jenis merk apapun, meskipun harganya paling mahal sekalipun. Pemberian ASI eklsusive dikasih kepada bayi terlintas bayi mencapai usia 6 bulan, artinya selama 6 tarikh bayi tidak kudu memerlukan tambahan pengiring untuk memenuhi niat nutrisi bayi ialah langkah yang amat di anjurkan sambil ikatan dokter Indonesia.



Menginjak usia 6 bulan, bayi trendi mulai diperkenalkan dalam makanan yang dinamakan makanan pendamping asi bayi 6 bulan atau disingkat MPASI. MPASI adalah sasaran bayi kedua dengan menyertai pemberian ASI. Hal ini dalam sesuaikan dengan kondisi dan kemampuan rangka bayi.

Dan ini adalah proses cara pengetahuan yang baik penghargaan makanan pendamping ASI untuk bayi menimbang, organ pencernaan bayi yang belum sempurna seperti orang dewasa, maka jika khilaf memberikan pengenalan santapan bayi ini bisa menimbulkan gangguan pencernaan pada bayi sebagaimana terjadinya sembelit / malah terjadinya perut kembung. Tentu hal ini sangat bukan dihapakan terjadi di dalam bayi kita.

Mode pemberian makanan pendamping ASI sebaiknya dikasih secara bertahap, cantik dilihat dari jenis makanannya, tekstur dan total porsinya. Kekentalan santapan bayi dan total harus disesuaikan dengan kesiapan bayi di dalam menerima makanan. Dibanding sisi tekstur santapan, sebaiknya untuk awalnya bayi harus diberi makanan semi keras, sedangkan makanan ramai diberikan sampai bayi sudah mulai berkembang giginya. Porsi target juga berangsur muladi dari satu sendok sampai bertambah sesuai porsi makan bayi.

Alangkah baiknya bahwa pengenalan makanan bayi dimulai dari satu jenis makanan, misalnya pisang, alpukat & pepaya. Kemudian setelah diberi makanan bayi tersebut, perhatikan respond dari bayi itu sendiri, apakah bayi menerima makanan yang diberikan atau tak. Apabila bayi menyerbu, biasanya dengan cara memuntahkan makanan, oleh karena itu jangan dipaksakan, maka mulai memilih target terbaik yang lain pada makanan bayi pengiring lainnya. Biasanya bayi lebih menyukai target yang rasanya menawan, oleh karena itu berikan makanan bayi seperti buah-buahan pada ujung menyerobot dan sayuran pada bagian tengah. Usahakan pemberian sayuran dibanding buah-buahan, karena citarasa sayuran cenderung langu serta kurang dinikmati bayi. Jikalau terus menerus bayi dikenalkan pada mengecap manis, ditakutkan bayi tidak akan menyukai sayuran. Dan hal tersebut sangat kurang baik untuk kebaikan perurutan bayi.

Untuk bayi usia 6-9 kamar tekstur makanan sepantasnya makanan cair dan lembut seperti bubur buah, bubur susu atau bubur sayuran yang dihaluskan. Menyorong usia 10-12 tarikh, bayi mulai beranjak ke makanan lekat dan padat, namun, tetap harus bertekstur lunak, seperti berjenis-jenis nasi tim. Umur 12-24 bulan bayi sudah mulai dikenalkan pada makanan rombongan atau makanan beku namun tetap mempertahankan rasa. Hindari makanan-makanan yang dapat meniadakan organ pencernaan, menyerupai makanan terlalu berbumbu tajam, pedas, terlalu asam dan berlemak. Pada masi tersebut kenalkan finger snack atau makanan secara bisa dipegang diantaranya cookies, nugget, ataupun potongan sayuran mengetim atau buah. Ini penting untuk membangun keterampilan dalam menyimpan makanan dan merangsang pertumbuhan giginya.

Comment

Comment:

Tweet